1. Jalan Pelan
Entah kenapa rasanya ga bisa jalan pelan-pelan, sampai-sampai beberapa teman ga mau ngajak jalan coz katanya selalu ditinggal. Paling ga suka juga jalan rame-rame coz pasti "macet" disana sini, baru jalan dua,tiga langkah, pasti pada berenti ngobrolin apa gitu. So, kalo jalan ma saya rame-rame, saya duluan aja ya, ntar ketemu dimana bilang aja. Hehe...
2. Makan cepat-cepat
Buat saya aktifitas makan memakan itu harus benar-benar dinikmati. Kalo makan tergesa-gesa atau dalam tekanan, udah deh makannya ntar aja. Tapi dulu, dian sering makan sambil baca buku, makanya sering dimarahi bapak.
3. Ngomong pelan
Beberapa teman kalo ngomong ma dian kadang-kadang menyarankan untuk tarik napas dulu. tetetetetet...katanya ngomongnya cepat banget. Tapi gimana ya cara mengurangi kecepatan ini. hmm,,,waktunya dibikin lebih lama?
4. Berpikir cepat
Ngerasa sering telmi. Kadang-kadang kalo ada yang cerita, teman-teman yang lain udah ketawa dian hanya bengong ntar kalo yang lain udah selesai ketawanya, dian baru nyadar dan ketawa. Aneh tapi nyata...
5. Ngerjain tugas cepat
Dian sering bilang ke teman-teman satu departemen dian, "tenang aja, kalo masih ada Dian, kalian ga bakal jadi orang yang terakhir ngumpulin tugas", hehe,,,tapi biasanya sih teman-teman ga percaya.
Segitu dulu kali ya,ntar kapan-kapan dan kalo lagi mood dilanjutin lagi.
Tampilkan postingan dengan label my stories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my stories. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 Mei 2009
Rabu, 20 Mei 2009
Oh, Inikah Rasanya
Pernahkah Anda merasa sangat dibenci seseorang? Kira-kira berapa orang yang sangat membenci Anda? Satu, dua, tiga, atau susah untuk menghitungnya? Hmm,,,jangan putus asa kawan. Ketika ada seseorang membenci Anda, terasa begitu membenci Anda. Sampai-sampai mendengar nama Anda pun mereka mungkin langsung muntah. Jangan sedih kawan. Karena ketika ada seseorang sangat membenci Anda sebenarnya dia adalah orang yang sangat mengerti Anda, seseorang yang sangat mengetahui kelebihan dan titik terlemah Anda. Orang yang seperti mereka itulah yang perlu Anda sayangi. Mereka adalah kunci kesuksesan Anda. Karena ketika seseorang membenci kita, pasti ada hal mendasar yang membuat dia begitu membenci kita. Hal mendasar itulah yang mungkin saja adalah kelemahan mendasar kita yang "memaksa" kita untuk melakukan introspeksi diri. Walaupun mungkin tidak bisa membuat mereka menyukai kita lagi, tapi setidaknya kita tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dikemudian hari.
Akhirnya, Aku harus mengakui Aku sangat menyayangi orang yang membenciku.
jazakalloh khairan katsir buat seorang teman. Adakalanya segala sesuatu memang tidak harus dilihat dari sudut pandang negatif. Terima kasih, Kawan. (^_^)
Akhirnya, Aku harus mengakui Aku sangat menyayangi orang yang membenciku.
jazakalloh khairan katsir buat seorang teman. Adakalanya segala sesuatu memang tidak harus dilihat dari sudut pandang negatif. Terima kasih, Kawan. (^_^)
Senin, 18 Mei 2009
Facebook Diblockir
Sejak hari Jumat pekan kemarin facebook di FKM atau mungkin juga diseluruh UI di blockir. Facebook hanya bisa diakses sebelum Pukul 08:oo, 12:00-13:00, dan setelah pukul 16:00. Keberadaan Facebook memang menimbulkan ketergantungan (addicted) bagi penggunanya. Hal ini juga terjadi pada sebagian besar mahasiswa dan mungkin dosen di kampus saya. Waktu mereka lebih banyak dihabiskan untuk mengupdate status, chat dengan teman, dll daripada melakukan sesuatu yang lebih produktif (termasuk saya sendiri hehe...).Facebook sendiri buat saya merupakan tools yang lumayan berguna untuk bersosialisasi. Yah, sebagai orang yang cenderung menyendiri, terkadang saya merasa kesulitan bersosialisasi dengan orang lain. Dengan adanya facebook saya bisa mengetahui apa yang sedang teman-teman lakukan, apa yang mereka rasakan (jatuh cinta, marah, gembira, dll), dan bisa berkomunikasi dengan mereka melalui fasilitas chatnya. Selain itu, saya bisa menemukan beberapa teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak terdengar kabarnya, berkenalan dengan orang-orang baru, dan membuka komunikasi kembali dengan orang-orang yang sebelumnya hanya kenal nama saja tapi jarang bertukar sapa. Dengan facebook juga, saya bisa berbagi cerita dengan orang lain dan mereka pun bisa memberi komentar terkait dengan apa yang kita tuliskan.
Terlepas baik dan buruknya keberadaan facebook, kita harus bisa memilih dan memilah mana yang lebih baik serta bisa memaksimalkannya untuk meningkatkan produktivitas.
Senin, 27 Oktober 2008
Pantai Kute-Lombok
Kangen...
Jumat, 12 September 2008
Senin, 28 Juli 2008
AYOOO...SEMANGAT
Don’t regret …coz you will hate yourself in the end.
Don’t cry…coz you’re so right
Jangan menangis sayang,,,karena kamu sudah melakukan hal yang benar.
Alloh lebih mengetahui yang terbaik untuk hambaNya.
Don’t cry…coz you’re so right
Jangan menangis sayang,,,karena kamu sudah melakukan hal yang benar.
Alloh lebih mengetahui yang terbaik untuk hambaNya.
Kamis, 17 Juli 2008
Gimana Yaa Rasanya Jadi Anak Tunggal?
Dulu ketika saya masih kecil beberapa tahun setelah adik saya lahir terkadang saya sering berpikir " gimana ya rasanya jadi anak tunggal?". dapet perhatian penuh dari ortu, nenek, dan keluarga yang lain. dapet fasilitas penuh, dll. tapi dari beberapa cerpen yang dulu dian baca ga enaknya jadi anak tunggal itu ga punya sanak saudara, apalagi kalo kedua ortunya juga anak tunggal. kalo terjadi apa-apa, kasian harus bisa survive sendiri.
sebenarnya dian mo ngomongin apa sih?
ehm gini, dian cuma pengen nyeritain kehidupan teman dian yang menjalani nasib sebagai anak tunggal. teman yang pertama, teman deket satu kampus. yah seperti kebanyak anak tunggal dia menjalani kehidupan yang terlihat sedikit "lebih"dari teman2 biasa. ga manja. sekarang aja kayaknya bakal menjadi salah satu kandidat yang bisa lulus 3,5 tahun.
ARIIIII...semangat!!!
teman yang kedua, teman senasib, seperjuangan dan sekosan. sesama anak lombok. dian salut banget ma dia. sekarang ngambil jurusan Ilmu Keperawatan. yang dian kagumi dari dia, alasan dia masuk jurusan tersebut ....
"saya sudah mendapat cinta dan sayang dari orangtua dan keluarga saya, makanya sekarang saya pengen berbagi dan bisa membantu orang lain"
kurang lebih alasannya seperti itu. Waaaa...hhh. Terharu. Rupanya dia ga cuma ngomong doang. setau dian, selama dia kuliah aktifitasnya itu selain di Rohis fakultas dia juga aktif di Rumah Singgah, COmdev dan berbagai aktifitas sosial lain.
Ck...ck...salut.
Buat yang baca, afwan aja kalo judulnya rada-rada ga nyambung ma tulisannya.
sebenarnya dian mo ngomongin apa sih?
ehm gini, dian cuma pengen nyeritain kehidupan teman dian yang menjalani nasib sebagai anak tunggal. teman yang pertama, teman deket satu kampus. yah seperti kebanyak anak tunggal dia menjalani kehidupan yang terlihat sedikit "lebih"dari teman2 biasa. ga manja. sekarang aja kayaknya bakal menjadi salah satu kandidat yang bisa lulus 3,5 tahun.
ARIIIII...semangat!!!
teman yang kedua, teman senasib, seperjuangan dan sekosan. sesama anak lombok. dian salut banget ma dia. sekarang ngambil jurusan Ilmu Keperawatan. yang dian kagumi dari dia, alasan dia masuk jurusan tersebut ....
"saya sudah mendapat cinta dan sayang dari orangtua dan keluarga saya, makanya sekarang saya pengen berbagi dan bisa membantu orang lain"
kurang lebih alasannya seperti itu. Waaaa...hhh. Terharu. Rupanya dia ga cuma ngomong doang. setau dian, selama dia kuliah aktifitasnya itu selain di Rohis fakultas dia juga aktif di Rumah Singgah, COmdev dan berbagai aktifitas sosial lain.
Ck...ck...salut.
Buat yang baca, afwan aja kalo judulnya rada-rada ga nyambung ma tulisannya.
Kamis, 10 Juli 2008
liburan...
libur telah tiba...
libur telah tiba...
(udah dari bulan lalu seh...), kemarin sih part time di Pusilkom. tapi sekarang ga ada kerjaan. so, dian mengajukan diri untuk "maen" ke Pusat Kajian. Nah, ini sekarang gi maen neh.
liburan kuliah, kajian gi kampus juga libur. berasa kering sih. haaa....
Kemarin sebenarnya di suruh pulang ma wayah nine kalo ga ada kerjaan disini, lumayan bisa bantu mama nyetrika atau masang kancing baju jahitan mamak, tapi dian pengen pulang lebaran. selain itu, bapak juga kayaknya ga setuju. ya udah deh, disini aja. toh tinggal beberapa bulan ini.
Semangat Dian,,, Pulang....!!!
libur telah tiba...
(udah dari bulan lalu seh...), kemarin sih part time di Pusilkom. tapi sekarang ga ada kerjaan. so, dian mengajukan diri untuk "maen" ke Pusat Kajian. Nah, ini sekarang gi maen neh.
liburan kuliah, kajian gi kampus juga libur. berasa kering sih. haaa....
Kemarin sebenarnya di suruh pulang ma wayah nine kalo ga ada kerjaan disini, lumayan bisa bantu mama nyetrika atau masang kancing baju jahitan mamak, tapi dian pengen pulang lebaran. selain itu, bapak juga kayaknya ga setuju. ya udah deh, disini aja. toh tinggal beberapa bulan ini.
Semangat Dian,,, Pulang....!!!
Langganan:
Postingan (Atom)






