Kamis, 02 April 2009

Agar Anda Bahagia dengan Suami Anda

Bagaimana cara menyenangkan suami anda, sehingga andapun berbahagia karenanya?

Berikut ini adalah 37 (tigapuluh tujuh) poin yang bisa anda lakukan selaku seorang istri, sehingga suami anda berbahagia.

  1. Jangan membiarkan suami anda memandang dalam keadaan anda tidak menggembirakannya. Wanita yang paling baik adalah wanita yang selalu membuat suaminya bahagia.
  2. Hendaklah senyum itu senatiasa menghiasi bibirmu setiap anda dipandang oleh sang suami
  3. Perbanyaklah mencari keridhan suami dengan mentaatinya, sejauh mana ketaatan anda kepada suami, sejauh itu pulalah dia merasakan cintamu kepadanya dan dia akan segera menuju keridhaanmu.
  4. Pilihlah waktu yang tepat untuk meluruskan kesalahan suami.
  5. Jadilah anda orang yang lapang dada, janganlah sekali-kali menyebut-nyebut kekurangan suami anda kepada orang lain.
  6. Perbaikilah kesalahan suami dengan segala kemampuan dan kecintaan yang anda miliki, janganlah berusaha melukai perasaannya.
  7. Janganlah memuji-muji laki-laki lain dihadapan suami kecuali sifat diniyah yang ada pada laki-laki tersebut.
  8. Jangan engkau benarkan ucapan negatif dari orang lain tentang suamimu.
  9. Upayakan untuk tampil di depan suamimu dengan perbuatan yang disenanginya dan ucapan yang disenanginya pula.
  10. Berilah pengertian kepada suami anda agar dia menghormatimu dan saling menghormati dalam semua urusan.
  11. Anda harus selalu merasa senang berkunjung kepada kedua orang tuanya.
  12. Janganlah anda menampakkan kejemuan padanya, jika terjadi kekurangan materi Ingatlah bahwa apa yang ia berikan kepadamu sudah lebih dari cukup.
  13. Biasakanlah anda tertawa bila ia tertawa, menangis dan bersedih jika ia bersedih. Karena bersatunya perasaan akan melahirkan perasaan cinta kasih.
  14. Diam dan perhatikanlah jika ia berbicara.
  15. Janganlah banyak mengingatkan bahwa anda pernah meminta sesuatu kepadanya. Bahkan jangan diingatkan kecuali jika anda tahu bahwa ia mudah untuk diingatkan.
  16. Janganlah anda mengulangi kesalahan yang tidak disenangi oleh suami anda dan ia tidak suka melihatnya.
  17. Jangan lupa bila anda melihat suami anda shalat sunnah di rumah, hendaknya anda berdiri dan ikut shalat dibelakangnya. Jika ia membaca, hendaknya anda duduk mendengarkannya.
  18. Jangan berlebih-l;ebihan berbicara tentang angan-angan pribadi di depan suami, tetapi mintalah selalu agar ia menyebutkan keinginan pribadinya di depanmu.
  19. Janganlah mendahulukan pendapatmu dari pendapatnya pada setiap masalah, baik yang kecil maupun yang besar. Hendaklah cintamu kepadanya mendorong anda mendahulukan pendapatnya.
  20. Janganlah anada mengerjakan shaum sunnah kecuali dengan izinnya, dan jangan keluar rumah kecuali dengan sepengetahuannya.
  21. Jagalah rahasia yang disampaikan kepadamu dan janganlah menyebarkannya sekalipun kepada kedua orang tuanya.
  22. Hati-hati jangan sampai menyebut-nyebut bahwa anda lebih tinggi derajatnya dari derajat suami. Hal itu akan mengundang kebencian kepadamu.
  23. Jika salah satu dari orang tuanya sakit atau kerabatnya, maka anda punya kewajiban untuk menjenguk bersamanya.
  24. Sesuaikanlah peralatan rumah tangga anda dengan barang-barang yang disenangi suami anda.
  25. Jangan sampai anda meninggalkan rumah meskipun sedang bertengkar dengannya.
  26. Katakanlah kejemuan dan kebosananmu ketika ia sudah meninggalkan rumah.
  27. Terimalah udzurnya ketika ia membatalkan janjinya untuk keluar bersamamu, karena mungkin ia terpaksa memenuhi panggilan orang yang datang kepadanya.
  28. Hindari sifat cemburu, sesungguhnya cemburu adalah senjata penghancur.
  29. Janganlah mengabaikan pemimpinmu (suami) dengan alasan bahwa ia telah menjadi suamimu.
  30. Janganlah anda berbicara dengan sang suami, seakan-akan anda suci dan dia berdosa.
  31. Jagalah perasaannya, jangan gembira ketika dia sedang sedih dan jangan menangis ketika dia gembira.
  32. Perbanyaklah menyebut-nyebut keutamaan suami di hadapannya.
  33. Perlihatkan kepada suamimu bahwa anda turut merasakan apa yang dirasakan sang suami tatkala ia tidak berhasil mencapai maksud dan tujuannya.
  34. Perbaharuilah (tekad suami) ketika terjadi kegagalan.
  35. Jauhilah sifat dusta karena hal itu akan menyakitkannya.
  36. Ingatkanlah selalu pada suamimu bahwa anda tidak tahu (bagaimana nasib anda) seandainya anda tidak dipersunting olehnya.
  37. Ucapkanlah rasa syukur dan terima kasih pada waktu ia memberikan sesuatu kepadamu.

Diketik ulang dari: “Nasehat kepada para Muslimah”, bagian kedua, Fathi Majdi as-Sayyid. Penerjemah: Muzaidi Hasbullah, Lc,dkk. Penerbit: Pustaka Arafah, Cetakan I: April 01/Muharram 1422H, hal.66-70 oleh Ibnu Tumingan [ ibnu_tumingan@yahoo.com]This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it Fri Jul 27, 2001

sumber : http://sobat-muda.com/

Jumat, 20 Februari 2009

untitled

semuanya bukan kesalahanmu.
lalu mengapa aku menggugat.
ini memang salahku...
dan aku memang pantas untuk tidak dimaafkan.

Rabu, 18 Februari 2009

Filosofi Penjaga Gawang

Saya lumayan terinspirasi dengan tulisannya saudara Yudi di blog pribadinya bahwa ternyata menjadi seorang penjaga gawang (kiper) juga ada filosofinya. Saya pribadi memang suka sepakbola walaupun sekarang tidak terlalu sering mengikuti infonya apalagi setelah Chelsea sering kalah di laga domestik, rasanya tidak bersemangat lagi menonton Premier League.

1. Tidak perlu dikejar, tunggu saja...
Untuk beberapa kasus, kita tidak harus berusaha mengejar sesuatu didunia ini karena justru ketika tidak berusaha mengejarnya maka dia akan datang dengan sendirinya. Tidak perlu bersusah payah merebutnya, akan datang saatnya ia datang ke hadapan anda. Jadi, tenang saja...

2. Sendirian, tidak, sendirian...
Kita memang tidak pernah sendirian, akan ada teman-teman lain yang akan membantu, mendengar keluh kesah, dan menangis bersama kita. Kita memang tidak akan pernah sendiri. Tapi, memang disaat2 kritis, kita memang sendirian dan hanya kitalah yang mampu membuat keputusan.

3. Orang penting yang tidak populer
Tidak selalu bahwa 'terkenal' berarti 'penting'. tidak perlu terkenal untuk menjadi orang penting. tidak perlu tampang yang cakep, cantik, ganteng atau jago membuat sensasi untuk menjadi seseorang yang penting dan bisa diandalkan oleh seseorang disisi anda.

4. Kalau kebobolan, ya sudah...
Setelah berusaha sekuat tenaga dan pikiran, mungkin saja ternyata kita masih saja dikerjai seseorang dan kebobolan. Solusinya...lupakan saja!.
Jika kita tidak bisa melepaskan kejadian '"gol", maka habislah...
Jangan depresi lama-lama, jangan frustasi. Life must go on.

5. Dunia tidak sempurna, mungkin anda dikerjai...
Dunia memang tidak sempurna, mungkin kita dikerjai. Setelah semua yang kita lakukan, kita masih saja dikerjai keadaan.

sumber : http://yud1.csui04.net

Rabu, 11 Februari 2009

Datin PP & PL digusur BPK

Ruang data sekarang dijadikan sebagai basecamp tim auditor dari BPK. Mereka akan mengaudit keuangan Depkes khususnya Ditjen PP & PL dan menempati ruang data selama 2 bulan. Haaahhhh,,,ga suka, karena itu berarti ga bisa chatting, buka facebook dan FS lagi...uuupss!!!.
Jadi, mulai hari ini, Saya, Bu Tari dan Pak (Bang) Ronald mengungsi ke ruang PI lagi. Terpaksa...walaupun disana agak rame dan internetnya sering off.

Haaahhh,,,yang penting semangat walaupun sekarang udah ga punya ruangan lagi dan terpaksa harus bawa laptop sendiri.

Semangat...!!!

Selasa, 03 Februari 2009

Praktikum Kesehatan Masyarakat (Prakesmas)

Akhirnya semester 8 (yang sepertinya akan menyenangkan) datang juga. Di semester ini rata-rata angkatan 2005 di semua peminatan tinggal menyusun skripsi dan praktikum (magang). Kemarin kan dian sempat bercerita sedikit tentang penderitaan ketika mengurus ijin untuk magang :), alhamdulillah akhirnya dian mendapat tempat magang di Bagian Pengelola Informasi (Bag.PI), Direktorat Jenderal Pengendalian penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Ditjen PP & PL), Depkes RI di Jl.Percetakan Negara No.29.

Bag.PI bertugas melaksanakan koordinasi dan penyusunan rencana, program dan anggaran, penyajian data dan informasi serta evaluasi dan penyusunan laporan. Untuk dapat menjalankan tugas tersebut Bag. PI, Ditjen PP & PL mempunyai 3 subbagian yaitu subbag.program, subbag. evapor, dan subbag. data dan informasi.

Jujur aja, sampai hari ketiga ini, saya masih belum menetapkan apa yang ingin saya lakukan disini. Sebenarnya saya sudah membuat proposal penelitian (ouput mata kuliah Metode Penelitian Informatika Kesehatan semester kemarin), dengan topik pengembangan sistem informasi ISPA/Pneumonia untuk balita. Akan tetapi, karena menurut kasub. Data dan informasi (Bu Made) topik yang saya ambil tidak sejalan dengan apa yang dilakukan datin, maka beliau memberi tawaran untuk mengembangkan website PP & PL. Entahlah, rasanya bukan tidak mungkin hanya merasa ilmu saya belum cukup untuk mengembangkan web untuk PP & PL apalagi Pak Ronald, yang ngembangin, kayaknya cuek banget. Hari pertama disini juga ditugaskan untuk bikin program sistem informasi perpustakaan online untuk PI, Insya Alloh akan saya coba. Semangat!!!

Dilihat dari lingkungan kerja, disini emang nyaman banget. Orangnya baik-baik dan ramah-ramah (selama ini saya membayangkan orang-orang birokrat itu jutek dan judes). Selain itu, disini juga ada beberapa tenaga honorer yang masih sepantaran dengan saya jadi ga merasa "kesepian" banget.

Setiap harinya, dari Depok saya naik kereta dari Stasiun Pondok Cina dan turun di Stasiun Cikini. Kemudian dari Cikini naik kopaja sampai depan RS Carolus dan jalan sedikit ke arah jembatan penyebrangan depan halte kampus UI, dari sana naik JP 04. Kemarin, saya sedikit dikerjai para pencopet yangberoperasi di kereta. HP saya ilang. Gondok juga sih tapi ya sudahlah. Mungkin kedepannya saya harus lebih berhati-hati lagi.

Lanjut tentang Prakesmas, tujuannya agar mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh dalam tentang kegiatan pembangunan kesehatan masyarakat. selain itu juga, kita diharapkan dapat menerapkan ilmu biostatistik, informatika kesehatan dan manajemen informasi kesehatan serta ilmu-ilmu dibidang kesehatan masyarakat dalam melakukan pemecahan permasalahan di bidang kesehatan masyarakat dan melakukan intervensi langsung kepada masyarakat. Bobot mata kuliah ini 9 SKS (haaaa....muntah beneran deh). Untuk Prakesmas ini, pembimbing lapangan saya Pak Ade, Ka.subag data dan informasi yang baru. Bapaknya baik banget.

Mmmh...semoga prakesmasnya berjalan lancar dan tetap semangat menjalaninya. Aminn.

Minggu, 18 Januari 2009

Ngurus Magang (Menyebalkan dan Menyenangkan)

beberapa peristiwa "bersejarah" hari ini :

Tertabrak motor di depan Kantor Walikota Depok ketika nyari Kantor Dinas Kesehatan Kota Depok. Alhamdulillah kaki Saya cuma memar aja.

Nyampe di Dinkes, prosedur untuk magang ternyata ga bisa langsung di Dinas, harus menghubungi Kantor Kesbang dan Linmas. Akhirnya Saya harus ke Kesbang dan Linmas dulu yang terletak di Jl. Pemuda (No.nya lupa). Letaknya dari jalan utama ternyata lumayan jauh.

Setelah beberapa kali bertanya, akhirnya sampai juga di Kantor Kesbang dan Linmas yang sekarang berubah menjadi kantor pemakaman alias udah pindah. Kata seorang tukang becak yang mangkal disana, kantornya pindah ke Kota Kembang (Grand Depok City).

Naek angkot 05 ke GDC dari gerbang GDC ke Kesbang & Linmas naek ojek.

setelah nyampe di Kesbang & Linmas ternyata harus membuat surat pengantar dari Dinkes (intinya : di ping-pongin).

Dari Kesbang & Linmas menuju gerbang GDC, jalan selama 1 jam.

CAPEEEEKKKK....

Selasa, 13 Januari 2009

Alhamdulillah...perjuangan masih belum berakhir

Waktu memang berjalan begitu cepat dan semaunya. Tak terasa Aku seudah menjalani masa perkuliahan selama 7 semester. Memang ketika dijalani terasa berat, tapi ketika telah berlalu terasa bagai kilat. Cepat banget. Nilai semester 7 sudah keluar, alhamdulillah semester dengan perolehan IP paling tinggi dibandingkan semester-semester sebelumnya.

Beberapa hari lagi, memasuki semester 8. Siap-siap buat magang dan skripsi. Semangat!!!